Mungkin sebelumnya kita semua tidak banyak yang menyangka tahun 2020 akan berjalan seperti ini. Januari lalu Indonesia bahkan masih menikmati kehidupan biasa seperti tahun-tahun sebelumnya. Siswa siswi bangun pagi untuk berpamitan kepada orang tua mereka untuk berangkat sekolah. Seorang ibu masih memasak untuk anak-anaknya dan seorang ayah yang berangkat bekerja hingga raut wajah lelah ketika pulang masih biasa kita lihat. Wisatawan lalu lalang menikmati alam dan riuhnya kota. Penikmat musik yang masih bisa menyanyikan lagu favorit mereka di tengah ramainya konser idola mereka. Hingga berkumpul dengan sanak saudara dan keluarga yang bisa dilakukan tiap bulan dan tahunnya. Itu semua adalah hal yang kita rindukan di 2020 ini.
Sekarang kita semua yang ada di bumi sedang dihadapi dengan pandemi COVID-19. Virus Corona atau COVID-19 merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga sedang, seperti penyakit flu. Banyak orang terinfeksi virus ini, setidaknya satu kali dalam hidupnya. Siapa pun dapat terinfeksi virus corona. Akan tetapi, bayi dan anak kecil, serta orang dengan kekebalan tubuh yang lemah lebih rentan terhadap serangan virus ini. Pandemi ini pertama kali dialami oleh China, lebih tepatnya Kota Wuhan yang mengalami dampak terburuk.
Seluruh dunia akhirnya menghadapi wabah virus ini, tak terkecuali Indonesia. Di Indonesia sendiri kasus pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020 lalu. Hingga tulisan ini dibuat, kasus positif corona di Indonesia telah mencapai 528 ribu kasus positif. Angka yang bisa dibilang sangat banyak. Bahkan angka kenaikan bisa mencapai 5ribu per harinya.
Awal munculnya kasus positif di Indonesia cukup membuat panik masyarakat Indonesia. Mulai dari memborong masker serta hand sanitizer, hingga merosotnya pendapatan masyarakat. Cara pemerintah menangani kasus ini sendiri dengan menerapkan New Normal atau Normal Baru. New normal dikatakan sebagai cara hidup baru di tengah pandemi virus corona yang angka kesembuhannya makin meningkat. New normal sendiri adalah langkah percepatan penanganan COVID-19 dalam bidang kesehatan, sosial, dan ekonomi. Lebih kasarnya lagi, kita dipaksa untuk hidup berdampingan dengan virus corona ini sambil melakukan kegiatan kita sehari-harinya. Meski begitu, tentu protokol kesehatan tetap menjadi prioritas utama dari New Normal ini. Mulai dari kampanye untuk menggunakan masker,menajaga kebersihan,serta menerapkan social distancing. Banyak sekali tempat-tempat umum yang menerapkan protokol tersebut.
New normal sendiri diharapkan mampu mengatasi permasalahan akibat pandemi ini. Meski peningkatan kasus positif terus meningkat, kita tetap harus menjalani kehidupan baru ini


0 Komentar