Nama : Habib Muhammad Rifqy Rais

NIM     : 20190530045

Kelas  : B



Masih dalam pembahasan pandemi, Pandemi Covid-19 merubah tatanan masyarakat dunia. Guna mencegah penularan wabah virus corona yang meluas, masyarakat diimbau bahkan dipaksa untuk tinggal di rumah. Pandemi Virus Corona atau Covid-19 memaksa kita untuk membatasi kegiatan bersosialisasi secara langsung. Dari sekolah hingga lapangan kerja dituntut untuk membatasi jumpa dan bahkan diliburkan. Banyak dari kelas pelajar hingga pekerja yang terpaksa untuk tetap berada di rumah aja dan menghindari kontak secara langsung dengan orang lain.

Hal ini juga mempengaruhi bidang wisata. Wisata di era new normal ini menerapkan protokol kesehatan yang harus dipatuhi pengunjungnya. Seperti pembatasan pengunjung serta diwajibkan membawa surat sehat dari dokter. 

Di Yogyakarta sendiri ada beberapat objek wisata yang kembali dibuka setelah pemerintah menerapkan kebijakan new normal. Salah satunya di Taman Sari dan Museum Ullen Sentalu. 

 

Taman sari ini sendiri sempat tutup karena pandemi Covid-19 ini mulai awal bulan mei dan buka kembali pada awal bulan Juli. Dengan dibukanya kembali Tamansari ini tentu saja menerapkan potokol kesehatan Covid-19 hingga saat ini, yang mana pengelola tempat wisata Tamansari ini memperhatikan betul protokol kesehatan untuk memutus penyebaran virus Covid-19.

Salah satu koordinator pengelola Wisata Tamansari yaitu Ridwan mengungkapkan mengenai protokol kesehatan yang ada Tamansari benar-benar mereka perhatikan.

“Protokol kesehatan yang kita buat dengan grouping tamu sampai 5-10 orang saja per-grup dan pernah 10-15 per-grup tergangtung kasus angka covid yang ada. Selain itu tetap mengikuti protokol yang dianjurkan kemenkes yaitu cuci tangan, pakai masker, cek suhu tubuh, dan social distancing,” ungkap Ridwan.

Tamansari pun tidak hanya memperhatikan protokol kesehatan hanya di depan saja, pihak pengelola juga sangat memperhatikan protokol kesehatan pengunjung sampai keluar  dari area Tamansari, karena wisata ini berada di ruang lingkup area masyarakat kampung Tamansari.

Sedankan penerapan New Normal Museum Ullen Sentalu mengikuti protokol Gugus Tugas Covid-19 meliputi seluruh wisatawan wajib memakai masker, diberlakukan cek suhu dua kali sebelum masuk area museum, wajib mencuci tangan, wajib mengisi data diri menggunakan QR-Code, hingga mengutamakan transaksi non-tunai serta reservasi tiket via online untuk menghindari kontak langsung.

“Penerapan 3M wajib dilakukan di Museum Ullen Sentalu, terkhususnya penggunaan masker selama berada di kawasan,” kata Jonathan.

Dijelaskan Jonathan, new normal pariwisata di Museum Ullen Sentalu meliputi ketentuan yang diterapkan pada program CHS (cleanliness, health, safety), yang menyediakan titik-titik area mencuci tangan dan hand sanitizer, serta apabila ada wisatawan yang tidak menaati akan diingatkan secara tegas namun ramah oleh staf melalui pengeras suara.

Selain itu, untuk melindungi pengunjung usia rentan dari bahaya penularan Covid-19, pengunjung usia 0-12tahun, >65tahun, dan ibu hamil belum diperkenankan berkunjung ke Museum Ullen Sentalu.